Sesampai di Jakarta dari kampung, Tekno memesan jasa Taksi online untuk mengantarkanya dari kampung Rambutan ke Monas.

Setelah Taksi berjalan sekian lama,  Tekno merasa sepi dan ingin sopir memutar lagu dari Radio yang ada di dalam mobil tersebut. Tekno pun menepuk pundak sopir taksi untuk meminta diputarkan musik. Reaksinya sungguh diluar dugaan. Sopir taksi sangat terkejutnya sampai-sampai tidak sengaja menginjak gas lebih dalam dan mobil mendadak melaju sangat kencang hampir saja menabrak mobil lain. Akhirnya ia bisa menguasai kemudi dan menghentikan mobilnya di pinggir jalan. Setelah menenangkan diri beberapa saat, pak sopir pun mulai merasa rileks.
“Mas… Tolong, jangan sekali-sekali melakukan itu lagi,” kata sopir taksi dengan wajah pucat dan menahan marah.
“Maaf, saya tidak bermaksud mengagetkan bapak. Saya tidak menyangka kalau menyentuh pundak saja bisa begitu mengagetkan Bapak.”
“Masalahnya begini, ini hari pertama saya jadi sopir taksi. Mas juga adalah penumpang pertama saya.”
“Oh begitu. Terus kok bapak bisa kaget banget gitu?”
“Sebelumnya saya adalah sopir mobil jenazah mas…”

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY